Zat Besi Penentu Sebuah Kemenangan

Zat Besi Penentu Sebuah Kemenangan
Zat Besi Penentu Sebuah Kemenangan

Di antara banyaknya jenis mineral yang diperlukan oleh tubuh manusia, zat besi merupakan salah satu nutrisi yang berperan penting terhadap performa fisik seseorang. Meskipun hanya diperlukan dalam jumlah yang relatif kecil, mikronutrisi merupakan salah satu penentu karir dan masa depan seorang atlet olahraga. Sayangnya, hanya beberapa orang saja yang mengetahui akan hal ini. Artikel ini bertujuan untuk membuka wawasan pembaca betapa pentingnya zat besi pada tubuh.

Zat besi merupakan salah nutrisi yang sangat diperlukan oleh tubuh. Zat besi berfungsi sebagai sarana transportasi pemasok oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh serta sebagai komponen dari beragam reaksi enzim.

Dalam sistem tubuh, zat besi sangat berguna untuk pembentukan hemoglobin pada sel darah merah. Hemoglobin berfungsi untuk mengikat oksigen agar diedarkan ke seluruh tubuh. Ketika asupan zat besi dalam tubuh tercukupi, jumlah hemoglobin yang terbentuk juga akan menjadi lebih banyak dan oksigen yang diperlukan tubuh akan ikut terpenuhi.

Apa yang terjadi jika tubuh mengalami kekurangan zat besi?

Apabila kebutuhan zat besi tidak tercukupi akan mengakibatkan hemoglobin dalam tubuh menjadi berkurang serta oksigen yang akan diedarkan menjadi terbatas dan energi yang dihasilkan oleh akan tubuh tidak optimal. Atlet akan cenderung merasa lemah sehingga performanya akan menurun secara drastis.

Berapa banyak kandungan zat besi yang diperlukan tubuh?

Secara umum, wanita usia 19-64 tahun disarankan mengonsumsi 26 mg zat besi per hari, sedangkan pria dengan usia yang sama disarankan mengonsumsi 13 mg zat besi per hari.

Bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan zat besi?

Terdapat dua jenis sumber makanan yang mengandung zat besi, yaitu sumber zat besi heme dan sumber zat besi non heme. Zat Besi Heme yaitu sumber zat besi yang bisa kalian temui pada sumber makanan hewani seperti daging-dagingan, hati  ayam, ikan, jeroan dan lain-lain. Sedangkan Zat Non-heme dapat diperoleh dari sumber makanan nabati seperti kacang-kacangan dan sayur-sayuran.

Cara termudah agar kebutuhan zat besi tercukupi adalah dengan mengombinasikan sumber zat besi non heme dengan sumber zat besi heme. Hal ini dikarenakan kedua sumber makanan tersebut mempunyai kandungan gizi lain yang juga sangat penting bagi tubuh.

Perlukah mengonsumsi suplemen zat besi?

Mengonsumsi suplemen zat besi akan menjadi sangat efektif ketika tubuh mengalami defisiensi zat besi dan tidak dapat mencukupi asupan zat besi dari makanan. Jika ingin mengonsumsi suplemen zat besi, ada baiknya untuk berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu, karena setiap orang memiliki sensitivitas tersendiri terhadap suatu zat yang masuk dalam tubuh dan kebutuhan zat besi setiap individu berbeda-beda sehingga dokter perlu menyesuakian kebutuhan masing-masing.

Bagi Anda yang rutin dan gemar berolahraga, diwajibkan untuk memenuhi kebutuhan zat besi setiap harinya agar bisa mengoptimalkan performa Anda. Pastikan juga mengonsumsi vitamin c secara rutin tiap harinya agar tubuh agar penyerapan zat besi semakin baik. Semoga penjelasan artikel ini dapat bermanfaat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *